4 Prinsip Dasar Teori Etika Bisnis untuk Pemilik Perusahaan

Etika bisnis adalah hal yang mendasari pertimbangan pengambilan keputusan dalam tubuh perusahaan, dan teori etika bisnis sendiri beraneka ragam. Hal ini menjelaskan mengapa satu perusahaan bisa memiliki nilai yang cukup berlawanan dengan perusahaan lain, walaupun berada dalam satu negara, wilayah, atau satu bidang produksi.

Teori Etika Bisnis - Fotolia

Teori Etika Bisnis – Fotolia

Pemimpin perusahaan mendasarkan tiap keputusan mereka berdasarkan teori etika dan prinsip etis dalam bisnis yang berbeda, dan pemahaman terhadap teori dasar etika akan membantu dalam pengambilan keputusan sesuai semangat serta filosofi perusahaan.

Mengenal Beragam Teori Etika Bisnis

Secara umum, ada 4 macam teori dalam etika bisnis dengan prinsip dasar berlainan, yang membuat perusahaan berbeda mengambil gaya pengelolaan serta pengambilan keputusan yang berbeda pula. Berikut adalah rinciannya:

  • Etika bisnis berdasarkan kewajiban dan tugas di masyarakat. Teori ini menjelaskan bahwa walaupun sebuah perusahaan mendasarkan aspek pasar bebas dan kapitalisme, dalam praktiknya tidak ada yang namanya pasar yang 100 persen bebas, karena ada serangkaian peraturan dan regulasi yang mengatur mekanisme pasar serta interaksi dengan masyarakat. Karena itu, pemimpin perusahaan yang menganut etika bisnis berdasarkan tugas di masyarakat percaya bahwa mereka memiliki sedikit tanggung jawab ekstra terhadap masyarakat, bukan hanya menyangkut perusahaannya.
  • Etika bisnis berdasarkan kepentingan pribadi. Ini adalah teori etika bisnis yang nampaknya sejalan dengan prinsip pasar bebas, dimana pengusaha seharusnya mengambil keputusan berdasarkan kepentingan bisnisnya sendiri sejauh yang dimungkinkan, bukan pada keputusan altruistik. Walaupun ini kelihatan seperti pelanggaran terhadap teori etika bisnis dan tanggung jawab sosial, keputusan berdasarkan kepentingan perusahaan bisa saja berakibat positif bagi masyarakat dan lingkungan dalam jangka panjang, asal dipikirkan dengan baik.
  • Etika bisnis berdasarkan kasih. Teori ini kerap dikritik karena dianggap mendatangkan kerugian bisnis; perusahaan yang mendasarkan teori etikanya pada prinsip kasih sayang dan kesadaran moral kerap dikritik sebagai tidak bisa sukses. Teori etika yang satu ini jarang diterapkan pada perusahaan yang sifatnya komersil, namun dapat menjadi salah satu faktor penting dalam pengambilan keputusan, terutama jika berimbas pada masyarakat sekitar dan lingkungan.
  • Etika bisnis berdasarkan kebijakan moral. Teori etika berdasarkan kebijakan dan pertimbangan moral kini kembali mencuat setelah popularitas etika berdasarkan kepentingan pribadi di tahun 80-an dan 90-an. Dalam hal ini, pemilik bisnis mendasarkan tiap keputusan pada aspek-aspek seperti konsekuensi panjang terhadap kesejahteraan pegawai, lingkungan, serta masyarakat yang tinggal di sekitar tempat usaha.

Keempat teori bisnis ini diadopsi oleh beragam perusahaan, dengan konsekuensi dan penerapan yang bervariasi, serta menjadi dasar pembentukan karakter perusahaan serta analisis kinerjanya.

Teori Etika Bisnis dan Profesi dalam Praktik

Dalam penerapan etika bisnis, perusahaan bisa saja memilih satu prinsip etika sebagai prinsip utama, namun menerapkan yang lain dalam batas tertentu. Contohnya: perusahaan produk farmasi yang membuat obat non-generik mungkin beroperasi berdasarkan etika kepentingan pribadi, namun karena produk buatannya diatur regulasi dan memiliki potensi limbah kimiawi berbahaya, pemimpin perusahaan harus mempertimbangkan aspek kebijakan moral dan kewajiban terhadap masyarakat dalam teori etika bisnis dan profesi.

Sebuah perusahaan bisa saja menerapkan prinsip kasih, yang membuat si pemimpin perusahaan bersedia menerima remaja dengan masa lalu bermasalah sebagai pegawai magang untuk memberinya kesempatan kedua. Hal ini mungkin bukan menjadi prinsip utama perusahaan karena akan menyusahkan, namun penerapan aspek ini membuktikan fleksibilitas perusahaan dalam menerapkan teori etika bisnis saat di lapangan.

Info Bisnis:

antara pemilik dan perusahaan mempunyai kepentingan yang berbeda oleh karena itu perusahaan harus menerapkan prinsip - antara pemilik dan perusahaannya mempunyai kepentingan yang berbeda oleh karena itu perusahaan harus menerapkan prinsip ? - antara pemilik dan perusahaannya mempunyai kepentingan yg berbeda oleh karena itu perusahaan harus menerapkan prinsip - etika pemilik atau pemimpin - etika pemilik perusahaan - teori etika bisnis -
Content Protection by DMCA.com