Investasi Waralaba Minimarket: Alfamart atau Indomaret

Berkembangnya populasi masyarakat kelas menengah serta tren belanja di minimarket membuat investasi waralaba minimarket menjadi cukup populer. Indonesia telah memiliki beberapa nama minimarket lokal yang menawarkan paket waralaba; dua di antaranya yang paling terkenal adalah Alfamart dan Indomaret. Kedua minimarket ini telah cukup terkenal di Indonesia dan merupakan investasi waralaba menjanjikan. Karena keduanya sama-sama potensial, pertanyaannya adalah: mana yang harus Anda pilih?

Investasi Waralaba Minimarket (Fotolia)

Investasi Waralaba Minimarket (Fotolia)

Perbandingan Investasi Waralaba Alfamart dan Indomaret

Sekilas, investasi waralaba Alfamart dan Indomaret tidak berbeda jauh. Keduanya sama-sama menawarkan kesempatan bagi Anda untuk membuka minimarket, asalkan Anda sudah memiliki modal yang cukup dan lokasi yang tepat sesuai prasyaarat dari pemilik waralaba. Akan tetapi, keduanya tetap memiliki sedikit perbedaan, yaitu sebagai berikut:

Nilai investasi

Saat ini, Indomaret menawarkan paket usaha dengan nilai investasi awal sebesar 394 juta Rupiah. Sementara itu, Alfamart menyediakan dua pilihan paket investasi, tergantung kapasitas dan ukuran minimarket Anda. Untuk minimarket 36 rak, biaya investasinya adalah 397 juta Rupiah, sedangkan untuk 45 rak, biayanya adalah 417 juta Rupiah (mungkin ada variasi dalam pembiayaan tergantung di mana Anda membukanya).

Ukuran lahan

Untuk membuka investasi waralaba Indomaret, Anda harus memiliki lahan dengan ukuran antara 120 hingga 200 meter persegi, diutamakan di area komersial. Sedangkan untuk Alfamart, luas lahan yang diperlukan minimal 80 meter persegi (luas minimal untuk minimarket kapasitas 36 rak). Lahan ini belum termasuk tempat parkir.

Adanya investasi konversi

Alfamart saat ini memiliki pilihan jenis usaha yang disebut konversi, yang diperuntukkan bagi orang-orang yang sudah memiliki toko sendiri, namun ingin mengembangkan usahanya dengan nama Alfamart. Model usaha jenis ini bisa membantu pemilik modal untuk menghemat, karena stok barang yang dijual saat pembukaan masih berasal dari stok sendiri. Saat ini, Indomaret belum memiliki paket usaha semacam ini.

Di luar berbagai perbedaan ini, investasi Alfamart dan Indomaret cenderung memiliki banyak kesamaan. Selain menuntut adanya berbagai dokumen resmi seperti NPWP, izin tetangga, surat tanda domisili, SIUP, IUTM dan sebagainya, Anda juga wajib terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia. Anda juga harus melakukan pengurusan perizinan secara rinci, dan tentunya bersedia menandatangani dokumen perjanjian waralaba serta mematuhi semua persyaratan di dalamnya.

Alasan Melakukan Investasi Waralaba Minimarket

Walaupun jelas bukan termasuk investasi waralaba murah, waralaba minimarket kini memiliki potensi yang cukup besar. Dengan membuka minimarket, Anda berpotensi mendapat usaha yang bisa dijalankan secara permanen atau setidaknya dalam jangka waktu lama. Hal ini karena waralaba minimarket memiliki keuntungan seperti:

  • Berkembang seiring bertambahnya penduduk. Penduduk yang semakin bertambah berarti ada semakin banyak orang yang harus memenuhi kebutuhan. Bisnis minimarket dapat berkembang ketika ada semakin banyak pelanggan potensial di sekitar Anda.
  • Menjangkau semua kalangan. Barang dagangan minimarket yang beraneka ragam membuat bisnis ini mampu menjangkau berbagai pelanggan dari semua kalangan. Anda bisa melayani pelanggan anak, remaja, dewasa, bapak-bapak dan ibu-ibu, karyawan, dan sebagainya.
  • Bisa dimulai di mana saja. Bisnis minimarket bisa dimulai di mana saja, mulai dari di dekat sekolah, perumahan, perkantoran, hingga kota kecil. Anda pun bisa mendapat banyak potensi bisnis dan penghasilan tetap dari bisnis minimarket ini, tidak peduli di manapun Anda mendirikan usaha tersebut.

Minimarket mungkin bukan jenis investasi waralaba yang murah atau terjangkau, namun Anda bisa mendapat potensi bisnis yang cukup menguntungkan.

Info Bisnis:

alfamart 80 meter -
Content Protection by DMCA.com