Perlindungan bagi Pelaku Bisnis serta Undang-Undang Waralaba

Usaha waralaba kini menjadi salah satu bentuk bisnis yang berkembang pesat di Indonesia, namun sayangnya belum diatur dalam undang-undang waralaba. Dasar legal untuk bisnis ini telah ada sejak tahun 1997 sejak dikeluarkannya Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1997, dengan tata cara yang dideskripsikan dalam Keputusan Menteri Nomor 259/MPP/Kep/7/1997. Kedua dasar hukum tersebut telah mengalami modifikasi seiring waktu, namun kita tetap belum memiliki undang-undang waralaba khusus di Indonesia.

Undang-undang waralaba (Fotolia)

Undang-undang waralaba (Fotolia)

Walaupun Indonesia belum memiliki undang-undang khusus, pelaku usaha tetap bisa mendapat perlindungan akan hak-hak dalam menjalankan bisnis. Pastikan Anda mengetahuinya jika berniat memulai bisnis di Indonesia.

Hal-Hal yang Dilindungi oleh Peraturan Waralaba

Ketiadaan undang-undang waralaba khusus di Indonesia membuat perjanjian waralaba tergolong sebagai perjanjian khusus yang tidak tercantum dalam undang-undang hukum perdata, namun tetap mengikat. Dalam hal ini, pemilik usaha waralaba memiliki Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2007 sebagai dasar hukum perlindungan hak-haknya. Berikut hak-hak yang dilindungi dalam peraturan waralaba berdasarkan PP serta Keputusan Menteri di Indonesia:

Fasilitas dan produk

Peraturan waralaba memungkinkan penerima waralaba atau pebisnis menerima perlengkapan usaha serta sistem yang jelas untuk diikuti. Setiap orang yang menjadi rekanan waralaba berhak mendapat paket usaha yang lengkap dan benar-benar bermanfaat dalam menjalankan usahanya, meski dalam prakteknya fasilitas dan produk yang ditawarkan dapat bervariasi.

Bimbingan bisnis

Penyedia paket waralaba biasanya menjanjikan bimbingan atau pelatihan bisnis, terutama bagi pemula. Jika hal ini termasuk dalam penawaran paket usaha, maka rekan waralaba berhak mendapat pelatihan dan bimbingan ini sesuai yang dijanjikan.

Bimbingan dan bantuan ketika ada kesulitan

Sistem waralaba yang baik biasanya menawarkan bimbingan dan konsultasi gratis bagi para rekanan waralaba yang sedang mengalami kesulitan. Undang-Undang waralaba mengatur hal ini dengan mewajibkan pemilik waralaba untuk menyediakan sarana bantuan bagi rekanan yang mengalami kesulitan.

Selain perlindungan bagi rekanan waralaba, undang-undang yang sama juga mengatur hal-hak pemilik waralaba, seperti perlindungan dari rekanan yang melakukan hal-hal di luar ketentuan dalam menjalankan bisnis, rekanan yang tidak membayar biaya waralaba sebagaimana mestinya, serta orang yang menjadi rekanan dalam rangka menyontek sistem waralaba tersebut untuk kemudian membuka usaha serupa sebagai pesaing.

Undang-Undang Waralaba dalam Proses Pembukaan Usaha

Selain perlindungan terhadap hak-hak pemilik maupun rekanan waralaba, ketentuan yang ada juga menjadi dasar hukum untuk mengatur tahap pembentukan usaha waralaba, seperti:

Pendaftaran

Pendaftaran usaha waralaba diatur dalam beberapa pasal peraturan pemerintah seperti 10, 11 dan 12. Dalam hal ini, pemerintah dapat menjadi pengawas resmi serta penyedia dasar hukum dalam pendaftaran serta penulisan kontrak dan dasar aturan usaha tiap bisnis waralaba.

Jangka waktu waralaba

Peraturan mengenai jangka waktu bagi rekanan dalam menjalankan usaha waralaba diatur dalam pasal nomor 12. Dalam hal ini, batas waktu ditetapkan untuk menghindari kerugian berkepanjangan seandainya rekanan waralaba belum juga mendapatkan keuntungan yang dijanjikan.

Sanksi perdata

Walau belum ada undang-undang perdata bagi bisnis waralaba, peraturan yang ada tetap memberi sanksi bagi pelanggar hak dan kewajiban yang telah diatur. Hukumannya antara lain berupa peringatan, denda hingga 100 juta Rupiah, dan pencabutan surat izin usaha.

Undang-Undang perdata mungkin belum mengatur bisnis waralaba, sehingga kita masih bisa melihat kecurangan atau pelanggaran. Akan tetapi, peraturan yang ada telah berfungsi cukup baik sebagai undang-undang waralaba, dan harus dipatuhi serta dijadikan pedoman tindakan bagi para pemilik maupun rekanan waralaba.

Content Protection by DMCA.com